Barito Putera FC

Selasa, 13 Januari 2015

BELANJA BANYAK PEMAIN KEUANGAN BARITO TETAP AMAN

Usung target tinggi di ISL 2015, Barito Putera pacu kuda lipatkan kekuatan skuad. Laskar Antasari merekrut sederet pilar anyar. Meski begitu, geliat itu tak lantas bikin dana belanja klub membengkak.
 
Indonesia Super Indonesia (ISL)  2012/2013 jadi musim perdana Barito. Toh, mereka mampu finish di  urutan 6 klasemen. Di ISL 2014, rapor mereka memburuk. Skuad besutan Salahudin finis di urutan 6 klasemen Wilayah Barat dan gagal tembus 8 besar. Kegagalan itu lecut manajemen Laskar Antasari. Mereka berbenah total agar bisa berkibar di ISL 2015 yang dijadwalkan diputar mulai Februari 2015.

Mereka gelar TC di Jakarta sejak 24 November 2014, rekrut sederet pilar anyar, dan lakoni sejumlah laga uji coba.  Barito datangkan Teguh Amiruddin, Muhamad Roby, Leonard Tumpamahu, Hansamu Yama, Eddy Gunawan, Manahati Lestusen, Paulo Oktavianus Sitanggang, Talaohu Abdul Mushafry, Igor Tadusinovic, dan Marjan Jugovic.

Suntikan amunisi baru itu dilengkapi kehadiran Milomir Seslija sebagai Direktur Teknik Barito. "Target kami tentu jadi juara ISL 2015. Jika meleset, minimal kami finis di papan atas klasemen ISL 2015 agar dapat tiket ke kompetisi antarklub level AFC musim 2016," tegas Hasnuryadi Sulaiman, tim manajer Barito.

Dari segi biaya, perekrutan banyak pilar anyar itu ternyata tak membuat anggaran belanja Barito membengkak. Anggaran belanja pemain Barito disebut setara dengan musim lalu. Itu karena mereka lakukan banyak pergantian pemain asing yang bergaji besar, tapi tak produktif.

Pelatih kepala Salahudin malah siap jaring 3 pemain lagi buat perkuat lini belakang, tengah, dan depan. Buat lini tengah, ia berharap dapatkan playmaker andal. "Kami ingin playmaker asing selevel Gustavo Lopez, Makan Konate atau Zah Rahan Krangar," tukas Salahudin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar